
Rekomendasi Tempat Ngabuburit di Jogja untuk Anak Kost di Bulan Ramadhan
Bulan Ramadhan di Yogyakarta selalu punya atmosfer yang berbeda dibandingkan bulan-bulan lainnya. Sebagai anak kost, momen menjelang berbuka alias ngabuburit bukan sekadar menunggu waktu makan, tapi juga cara untuk melepas penat setelah seharian kuliah atau bekerja. Jogja menyediakan banyak pilihan tempat ngabuburit, mulai dari pusat jajanan takjil yang merakyat hingga masjid-masjid besar yang menyediakan ribuan porsi buka puasa gratis. Supaya kamu tidak bingung menentukan tujuan sore ini, berikut adalah beberapa rekomendasi tempat ngabuburit yang ramah di kantong dan seru untuk dikunjungi.
Berburu Takjil Legendaris di Pasar Sore Kauman dan Lembah UGM
Pasar Sore Ramadhan di Kauman adalah salah satu destinasi paling ikonik yang wajib kamu datangi setidaknya sekali selama menetap di Jogja. Terletak di sebuah gang sempit di Jalan KH Ahmad Dahlan, pasar ini sudah ada sejak puluhan tahun lalu. Keunikannya adalah kamu bisa menemukan jajanan tradisional yang jarang muncul di hari biasa, seperti Kicak. Kicak adalah takjil khas Kauman yang terbuat dari ketan, parutan kelapa, nangka, dan pandan yang aromanya sangat menggugah selera. Harga jajanan di sini sangat terjangkau, mulai dari Rp2.000 hingga Rp10.000 per porsi.
Jika Kauman terasa terlalu jauh ke selatan, kamu bisa meluncur ke kawasan Lembah UGM atau sepanjang Jalan Kaliurang KM 4. Di sini, suasananya lebih modern dan didominasi oleh mahasiswa. Pilihan makanannya sangat beragam, mulai dari telur gulung, dimsum, hingga berbagai jenis minuman kekinian seperti Thai Tea atau es buah dalam wadah besar. Karena lokasinya yang luas, kamu bisa berjalan kaki santai sambil melihat-lihat keramaian. Namun, siapkan uang receh pecahan Rp2.000 atau Rp5.000 karena transaksi di sini berlangsung sangat cepat dan penjual akan sangat terbantu jika kamu membayar dengan uang pas.
Wisata Religi dan Buka Puasa Gratis di Masjid Jogokariyan
Bagi anak kost, Masjid Jogokariyan adalah "penyelamat" sekaligus destinasi budaya yang luar biasa. Setiap sore selama Ramadhan, kawasan jalan di depan masjid ditutup untuk kendaraan bermotor dan berubah menjadi Kampung Ramadhan Jogokariyan (KRJ). Ada ratusan UMKM yang berjualan di sana. Namun, daya tarik utamanya adalah tradisi pembagian piring buka puasa gratis yang jumlahnya mencapai 2.500 hingga 3.000 piring setiap harinya.
Menu yang disajikan biasanya sangat bergizi, mulai dari gulai ayam, tongseng, hingga oseng-oseng tempe dengan nasi yang melimpah. Jika kamu ingin mendapatkan kupon buka puasa di sini, disarankan sudah sampai di lokasi paling lambat pukul 16.15 WIB. Sambil menunggu waktu berbuka, kamu bisa mendengarkan kajian singkat atau sekadar duduk-duduk di area masjid yang adem. Pengalaman makan bersama ribuan orang lainnya dengan piring yang sama memberikan kesan kebersamaan yang kuat, sangat cocok untuk kamu yang mungkin sedang merasa kesepian jauh dari keluarga.
Menikmati Senja di Kawasan Kotabaru dan Suroto
Kalau kamu lebih suka suasana yang tenang dan sedikit lebih "aesthetic" untuk berfoto, kawasan Kotabaru adalah pilihan yang tepat. Jalan Suroto kini memiliki trotoar yang sangat lebar dan bersih, mirip dengan suasana di luar negeri. Di sini, kamu bisa duduk-duduk di kursi taman yang tersedia di sepanjang trotoar sambil melihat lalu lalang kendaraan. Pepohonan besar di sisi jalan membuat udara terasa lebih sejuk meskipun matahari belum sepenuhnya terbenam.
Di sekitar Kotabaru juga banyak terdapat kedai kopi dan toko roti legendaris. Kamu bisa membeli roti sebagai takjil ringan atau sekadar memesan es kopi susu untuk membatalkan puasa nantinya. Untuk anak kost yang ingin hemat, kamu bisa membawa air minum sendiri dan cukup menikmati suasana sore di sini secara gratis. Menjelang maghrib, kamu bisa menuju ke Masjid Syuhada yang jaraknya hanya beberapa menit jalan kaki untuk menunaikan ibadah shalat dan biasanya mereka juga menyediakan takjil ringan bagi jamaah.
Ngabuburit Tipis-Tipis di Embung Tambakboyo
Ingin melihat air dan pegunungan saat sore hari? Embung Tambakboyo yang terletak di Condongcatur adalah spot favorit mahasiswa untuk ngabuburit santai. Kamu hanya perlu membayar biaya parkir sekitar Rp2.000 saja. Di sini, kamu bisa berolahraga ringan seperti jalan santai atau jogging mengelilingi embung sebelum berbuka, atau sekadar duduk di pinggiran beton sambil melihat pantulan langit di permukaan air.
Keunggulan ngabuburit di sini adalah suasananya yang tidak terlalu padat sesak seperti di pasar takjil. Kamu bisa membawa makanan yang sudah dibeli sebelumnya di area luar embung (karena di dalam area embung jarang ada penjual makanan berat) dan menikmatinya tepat saat adzan maghrib berkumandang. Pemandangan Gunung Merapi dari kejauhan saat cuaca cerah akan menjadi bonus yang sangat menenangkan pikiran setelah seharian berkutat dengan tugas kuliah.
Langkah Praktis Ngabuburit Seru di Jogja
Agar waktu ngabuburit kamu tetap efisien dan tidak menguras kantong secara berlebihan, ada beberapa hal teknis yang bisa kamu lakukan sebagai anak kost:
- Berangkat lebih awal: Jalanan Jogja menjelang buka puasa (pukul 16.30 - 17.30) akan sangat padat. Jika ingin ke tempat populer seperti Jogokariyan atau Kauman, berangkatlah pukul 15.45 atau maksimal 16.00 agar tidak terjebak macet dan kehabisan tempat parkir.
- Bawa botol minum sendiri: Ini adalah cara paling efektif untuk menghemat Rp3.000 - Rp5.000 setiap hari. Dengan membawa botol minum, kamu hanya perlu membeli makanan utama atau takjil ringan saja.
- Gunakan sepeda motor atau transportasi publik: Parkir mobil akan sangat sulit ditemukan di area pasar takjil. Menggunakan motor akan memudahkanmu menyelip di kemacetan dan masuk ke gang-gang kecil.
- Cek ketersediaan takjil gratis via media sosial: Banyak masjid besar di Jogja seperti Masjid Kampus UGM atau Masjid Syuhada yang membagikan jadwal menu buka puasa mereka lewat Instagram. Kamu bisa memilih hari dengan menu yang paling kamu sukai.
- Siapkan uang tunai kecil: Meskipun sekarang sudah banyak QRIS, belanja di pasar kaget atau pasar sore ramadhan jauh lebih cepat menggunakan uang tunai karena sinyal internet terkadang melambat di kerumunan massa.
Ngabuburit di Jogja bukan soal seberapa mahal makanan yang kamu beli, tapi tentang bagaimana kamu menikmati suasana kota yang hangat dan bersahabat di bulan suci ini. Selamat menjalankan ibadah puasa dan jangan lupa untuk tetap menjaga kebersihan di mana pun kamu ngabuburit!
Tertarik Ngekost di Dzawani?
Hubungi kami sekarang dan dapatkan info kamar terbaru.


