Hits Abis! Ini Rekomendasi Tempat Nongkrong Asik di Jogja Andalan Mahasiswa Hingga Wisatawan
Wisata Jogja

Hits Abis! Ini Rekomendasi Tempat Nongkrong Asik di Jogja Andalan Mahasiswa Hingga Wisatawan

Kembali ke Blog Tim Dzawani 10 Juli 2023 Wisata Jogja

Mencari tempat nongkrong di Yogyakarta bukan perkara sulit karena hampir di setiap sudut jalan tersedia pilihan mulai dari angkringan pinggir jalan hingga kafe berkonsep industrial. Bagi kamu yang baru saja menetap di Jogja untuk kuliah atau bekerja, rutinitas "nongkrong" bukan sekadar ajang pamer di media sosial, melainkan sudah menjadi bagian dari gaya hidup untuk melepas penat setelah seharian beraktivitas. Variasi tempat yang ditawarkan pun sangat beragam, menyesuaikan dengan isi kantong dan kebutuhan suasana, apakah itu untuk fokus mengerjakan tugas (nugas) atau sekadar mengobrol santai bersama teman hingga larut malam.

Coffee Shop dengan Fasilitas Pendukung Kerja dan Tugas

Bagi mahasiswa dan pekerja muda, kriteria utama tempat nongkrong seringkali adalah koneksi Wi-Fi yang stabil dan ketersediaan stop kontak yang melimpah. Di area utara Jogja, terutama sekitar Jalan Kaliurang dan Seturan, terdapat banyak pilihan coffee shop yang didesain khusus untuk produktivitas. Salah satu contohnya adalah Ekologi Desk & Coffee yang menawarkan suasana semi-outdoor dengan banyak pepohonan, namun tetap menyediakan area indoor ber-AC yang tenang.

Jika kamu lebih suka suasana yang minimalis dan modern, Couvee bisa menjadi pilihan. Meskipun areanya tidak terlalu luas di beberapa cabang, kualitas kopi dan kecepatan internetnya sering menjadi andalan para pekerja lepas (freelancer). Untuk estimasi biaya, siapkan budget sekitar Rp25.000 hingga Rp45.000 untuk satu minuman dan camilan ringan. Keunggulan nongkrong di coffee shop tipe ini adalah jam operasionalnya yang biasanya cukup panjang, bahkan ada beberapa yang buka hingga pukul 24.00 WIB atau lebih.

Menikmati Senja dan Pemandangan Alam di Pinggiran Kota

Kalau kamu mulai bosan dengan pemandangan tembok kafe, bergeserlah sedikit ke arah Barat (Nanggulan) atau Utara (daerah Pakem dan Turi). Jogja punya tren tempat nongkrong di tengah sawah atau dengan latar belakang Gunung Merapi. Kopi Klotok di Jalan Kaliurang KM 16 adalah primadona bagi yang mencari suasana pedesaan otentik. Di sini, kamu tidak akan menemukan espresso machine, melainkan kopi tubruk dan pisang goreng yang digoreng dadakan.

Tips penting jika ingin ke Kopi Klotok: datanglah sebelum jam 07.00 pagi atau justru di sore hari untuk menghindari antrean panjang yang bisa mencapai satu jam saat akhir pekan. Biaya makan di sini sangat terjangkau, dengan Rp20.000 kamu sudah bisa makan nasi sayur lodeh sepuasnya. Sementara itu, untuk kamu yang mencari pemandangan kota dari ketinggian, area Bukit Bintang di jalan menuju Gunungkidul menawarkan deretan kedai sederhana yang menyajikan jagung bakar dan kopi jahe dengan harga mulai dari Rp10.000 saja.

Wisata Kuliner Malam di Pasar Kranggan dan Sekitarnya

Belakangan ini, lantai dua Pasar Kranggan bertransformasi menjadi pusat kuliner modern yang sangat hits di kalangan anak muda Jogja. Lokasinya yang sangat dekat dengan Tugu Jogja membuatnya mudah dijangkau. Di sini, kamu bisa menemukan berbagai jenis makanan mulai dari masakan Jepang (Teras Japan), steak, hingga dimsum dengan harga yang tetap ramah di kantong pelajar.

Suasana di Pasar Kranggan sangat unik karena kamu bisa merasakan perpaduan antara pasar tradisional di lantai bawah dengan gaya hidup urban di lantai atas. Tempat ini mulai ramai sejak pukul 16.00 hingga malam hari. Karena tempat duduknya terbatas dan sistemnya adalah food court terbuka, pastikan kamu datang lebih awal jika ingin mendapatkan spot terbaik di dekat jendela yang menghadap ke arah jalan raya. Rata-rata harga makanan di sini berkisar antara Rp15.000 sampai Rp50.000 per porsi.

Angkringan Modern dan Spot Ikonik Tengah Kota

Belum sah menjadi warga Jogja kalau belum mencoba nongkrong di angkringan. Namun, bagi kamu yang ingin kenyamanan lebih, sekarang banyak muncul "Angkringan Modern". Tempat-tempat ini tetap menyajikan nasi kucing dan sate-satean, namun dengan tempat duduk yang lebih bersih, area yang lebih luas, dan terkadang live music. Salah satu yang legendaris adalah Angkringan Lik Man di dekat Stasiun Tugu, yang terkenal dengan Kopi Joss (kopi yang dicelup arang panas).

Untuk kamu yang lebih suka suasana terbuka tanpa biaya masuk, area Titik Nol Kilometer dan Malioboro tetap menjadi pilihan utama. Kamu cukup membeli minuman dari pedagang keliling atau minimarket terdekat, lalu duduk di kursi-kursi yang telah disediakan Pemerintah Kota di sepanjang trotoar. Ini adalah cara paling murah untuk menikmati atmosfer Jogja di malam hari, melihat berbagai komunitas seni beraksi, atau sekadar melakukan people-watching.

Langkah Praktis Menentukan Tempat Nongkrong

Agar pengalaman nongkrong kamu maksimal dan tidak zonk, berikut adalah beberapa langkah praktis yang bisa kamu lakukan sebelum berangkat:

  • Cek Google Maps: Jangan hanya melihat rating, tapi baca ulasan terbaru dalam satu bulan terakhir untuk memastikan apakah Wi-Fi masih kencang atau apakah ada perubahan jam operasional.
  • Perhatikan Jam Sibuk: Hindari malam Minggu jika tujuanmu adalah untuk mengerjakan tugas. Sebagian besar tempat hits akan sangat bising dan penuh sesak mulai pukul 19.00 ke atas.
  • Siapkan Uang Tunai Kecil: Meski banyak tempat sudah mendukung QRIS, uang tunai Rp2.000 atau Rp5.000 tetap diperlukan untuk biaya parkir motor di hampir semua area nongkrong di Jogja.
  • Sesuaikan Outfit: Jika kamu berencana nongkrong di area Sleman bagian atas (dekat Merapi) pada malam hari, pastikan membawa jaket karena suhu udara bisa turun cukup drastis dibandingkan pusat kota.
  • Gunakan Transportasi Online: Jika lokasi nongkrong berada di area padat seperti sekitar Tugu atau Malioboro, menggunakan transportasi online lebih disarankan daripada membawa kendaraan pribadi karena lahan parkir yang terbatas dan seringkali memicu kemacetan.

Eksplorasi tempat nongkrong di Jogja adalah proses yang tidak akan ada habisnya. Setiap bulan selalu ada kafe atau spot baru yang muncul dengan konsep yang lebih segar. Mulailah dari tempat yang paling dekat dengan lokasi kos atau kantormu, lalu perlahan jelajahi area yang lebih jauh untuk mendapatkan pengalaman yang berbeda.

Tertarik Ngekost di Dzawani?

Hubungi kami sekarang dan dapatkan info kamar terbaru.

Hubungi via WhatsApp

Artikel Terkait