Perkiraan Biaya Bangun Rumah Sederhana untuk Pengantin Baru

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram

Berapa biaya bangun rumah yang sederhana? Pertanyaan seperti ini cukup sering keluar dari para pengantin baru. Mereka menginginkan rumah sendiri, meskipun tampilannya untuk sementara masih sederhana. Sebab, berdasarkan mayoritas pengalaman, jarang sekali ada menantu yang cocok dengan mertuanya.

Bangun rumah sederhana asalkan milik sendiri menurut mereka jauh lebih baik. Bahkan berdasarkan beberapa informasi, membangun rumah dengan modal 50 jutaan masih sangat mungkin Anda lakukan. Tinggal bagaimana Anda melakukan penekanan pada biaya-biaya tertentu dengan lebih cermat.

Biaya Bangun Rumah dengan Rincian

Apa saja yang dibutuhkan untuk membangun sebuah rumah? Tentu saja Anda butuh lahan, material (pasir, batu, semen, kayu, dan lain sebagainya), tenaga tukang, dan seterusnya. Persiapan yang banyak tersebut membuat anggapan bahwa membangun rumah membutuhkan biaya yang besar.

Perkiraan Biaya Bangun Rumah Sederhana untuk Pengantin Baru
Perkiraan Biaya Bangun Rumah by Scott Webb

1. Lahan Tergantung Tempat

Langkah pertama untuk hidup mandiri di rumah adalah memiliki lahan. Masalahnya, setiap wilayah punya harga tanah yang berbeda-beda. Semakin strategis lokasi tersebut, apalagi kalau di dekat kampus dan jalan raya, maka harga per meter kuadrat juga tinggi.

Jika budget untuk rumah terbatas serta kebutuhan akan tempat tinggal sudah mepet, Anda dapat mencari lahan di perdesaan atau pelosok. Misalnya untuk budget lahan yang cukup luas sekitar 2 juta per RU (14 meter persegi).

Jadi, dengan budget 20 juta, Anda memperoleh tanah seluas 10 RU. Tanah ini sudah lumayan luas, setidaknya untuk membangun rumah sederhana. Mencari lahan yang bisa dibeli separuh/sebagian ini cukup sulit.

2. Biaya Bangun Rumah dari Material

Tampaknya, Anda perlu mengalokasikan lebih banyak dana ke material. Cukup banyak jenis material yang perlu Anda siapkan, tergantung dari rancangan pembangunan rumah Anda. Beberapa material tersebut antara lain:

  • Pasir
  • Batu
  • Batu bata
  • Semen
  • Kayu
  • Baja
  • Kerikil
  • Genteng

Mungkin sementara Anda ingin membangun rumah yang benar-benar sederhana terlebih dulu. Sehingga untuk budget pun cukup ringan. Terlebih untuk luas tanah sekitar 10 RU, alangkah lebih baik mengalokasikan sebagian untuk halaman.

3. Biaya Tukang dan Lain-Lain

Sisa budget 50 juta yang masih Anda pegang, pergunakan untuk biaya tak terduga. Dalam proses pembelian lahan, biasanya ada biaya khusus untuk memindahkan sertifikat tanah. Kemudian, proses pembangunan rumah, untuk berjaga-jaga jika masih ada material yang kurang.

Ditambah dengan biaya tukang, konsumsi, dan lain sebagainya. Pada tahap ini, Anda dapat melakukan koordinasi dengan orang yang sudah paham. Anda juga bisa meminta bantuan untuk mengalokasikan budget hingga menjadi rumah yang bisa Anda tinggali bersama pasangan.

Menyiapkan Perabotan di Rumah

Kalau semua proses berjalan lancar dan masih ada sisa lagi, Anda bisa mulai membuat pintu, jendela, dan sebagainya. Termasuk juga perabotan yang ada di rumah Anda. Dalam memenuhi perabotan, utamakan yang penting dulu. Misalnya listrik, lampu, kursi, almari, dan tentu saja tempat tidur.

Anda yang masih menabung untuk memiliki rumah impian, namun tidak ingin tinggal bersama mertua, cobalah untuk ngekos atau ngontrak. Tidak sedikit pasutri baru yang belum punya rumah juga melakukan tindakan ini.

Nah, dari penjelasan di atas, apakah Anda sudah mempunyai gambaran termasuk konsekuensi punya rumah dengan budget minim? Pada intinya, budget mulai 50 juta sudah bisa memiliki rumah. Namun alangkah lebih leluasa jika budget lebih dari itu. Sekian informasi dan penjabaran biaya bangun rumah sederhana untuk pasutri baru. Semoga membantu!

Tags :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Pesan sekarang sebelum kehabisan!

Hubungi admin Zaza disini, survei lokasi dan dapatkan Kost Mewah Ramah di Dzawani